Daftar isi
Populasi adalah keseluruhan orang, objek, atau kejadian yang ingin disimpulkan oleh penelitianmu. Sampel adalah bagian dari populasi yang benar-benar kamu teliti. Penelitian kuantitatif memakai sampel karena meneliti seluruh populasi sering kali tidak mungkin atau terlalu mahal.
Perbedaan populasi dan sampel
| Populasi | Sampel | |
|---|---|---|
| Cakupan | Seluruh anggota kelompok | Sebagian anggota yang dipilih |
| Contoh | Seluruh 1.200 pelanggan Toko X | 300 pelanggan yang mengisi kuesioner |
| Ukuran nilai | Parameter (mis. rata-rata populasi ) | Statistik (mis. rata-rata sampel ) |
| Tujuan | Yang ingin disimpulkan | Yang dipakai untuk menyimpulkan |
Sampel yang baik
Sampel yang baik mewakili populasinya. Dua hal menentukan:
- Jumlahnya cukup. Hitung dengan rumus yang sesuai, misalnya Slovin bila populasi diketahui atau Lemeshow bila tidak.
- Cara memilihnya tepat. Pilih teknik sampling yang sesuai. Sampel acak (probability sampling) paling kuat untuk generalisasi.
Sampel jenuh (sensus)
Bila populasinya kecil (misalnya 45 karyawan di satu kantor), seluruh populasi bisa diteliti. Cara ini disebut sampel jenuh atau sensus. Tidak perlu rumus jumlah sampel, tetapi tuliskan alasannya di Bab 3.
Menuliskan populasi dan sampel di Bab 3
- Definisikan populasi dengan jelas: siapa, di mana, dan kapan. Contoh: seluruh pelanggan Toko X yang bertransaksi sepanjang tahun 2025, sebanyak 1.200 orang.
- Sebutkan rumus jumlah sampel beserta nilai yang dipakai dan hasil perhitungannya.
- Jelaskan teknik sampling dan alasan memilihnya.
- Bila memakai kriteria (purposive sampling), tuliskan kriteria inklusi dan eksklusinya.
Dalam penelitian kualitatif
Penelitian kualitatif tidak berusaha mewakili populasi secara statistik. Istilah yang dipakai adalah subjek penelitian dan informan, yang dipilih secara purposive atau snowball sampai data jenuh. Lihat penelitian kualitatif.
Panduan dalam topik ini
- Purposive SamplingPengertian purposive sampling, kapan dipakai, cara menyusun kriteria inklusi dan eksklusi, contoh untuk penelitian kuantitatif dan kualitatif, serta keterbatasannya.Buka
- Rumus LemeshowRumus Lemeshow untuk menghitung jumlah sampel ketika populasi tidak diketahui maupun diketahui, lengkap dengan kalkulator, contoh 96 responden, cara memilih proporsi dan presisi, serta hubungannya dengan Cochran.Buka
- Rumus SlovinRumus Slovin untuk menghitung jumlah sampel dari populasi yang diketahui, lengkap dengan kalkulator, contoh soal, cara memilih tingkat kesalahan, hubungannya dengan rumus Cochran, dan keterbatasannya.Buka
- Teknik SamplingJenis-jenis teknik sampling: simple random, sistematis, stratified, cluster, purposive, accidental, kuota, snowball, dan sampel jenuh, lengkap dengan contoh, kelebihan, dan cara memilihnya.Buka
Pertanyaan umum
Kapan seluruh populasi dijadikan sampel?
Bila populasinya kecil sehingga semuanya bisa diteliti. Cara ini disebut sampel jenuh atau sensus, dan tidak memerlukan rumus jumlah sampel.
Apa beda populasi target dan populasi terjangkau?
Populasi target adalah kelompok yang ingin disimpulkan, misalnya seluruh siswa SMA di suatu provinsi. Populasi terjangkau adalah bagian yang benar-benar bisa kamu akses, misalnya siswa di tiga SMA. Kesimpulan penelitian sebaiknya dibatasi pada populasi terjangkau.
Apakah penelitian kualitatif memakai populasi dan sampel?
Umumnya tidak. Penelitian kualitatif memakai istilah subjek penelitian dan informan, yang dipilih karena relevansinya, bukan agar mewakili populasi secara statistik.