Metodologi

Populasi dan Sampel

Jawaban singkat

Populasi adalah seluruh orang, objek, atau kejadian yang ingin disimpulkan oleh penelitian, sedangkan sampel adalah bagian populasi yang benar-benar diteliti. Sampel harus mewakili populasinya: jumlahnya dihitung dengan rumus seperti Slovin atau Lemeshow, dan anggotanya dipilih dengan teknik sampling yang sesuai.

Diperbarui 11 Oktober 2026Tim Metodologi
Daftar isi
  1. Perbedaan populasi dan sampel
  2. Sampel yang baik
  3. Sampel jenuh (sensus)
  4. Menuliskan populasi dan sampel di Bab 3
  5. Dalam penelitian kualitatif
  6. Panduan dalam topik ini
  7. Pertanyaan umum

Populasi adalah keseluruhan orang, objek, atau kejadian yang ingin disimpulkan oleh penelitianmu. Sampel adalah bagian dari populasi yang benar-benar kamu teliti. Penelitian kuantitatif memakai sampel karena meneliti seluruh populasi sering kali tidak mungkin atau terlalu mahal.

Perbedaan populasi dan sampel

PopulasiSampel
CakupanSeluruh anggota kelompokSebagian anggota yang dipilih
ContohSeluruh 1.200 pelanggan Toko X300 pelanggan yang mengisi kuesioner
Ukuran nilaiParameter (mis. rata-rata populasi μ\mu)Statistik (mis. rata-rata sampel xˉ\bar{x})
TujuanYang ingin disimpulkanYang dipakai untuk menyimpulkan

Sampel yang baik

Sampel yang baik mewakili populasinya. Dua hal menentukan:

  1. Jumlahnya cukup. Hitung dengan rumus yang sesuai, misalnya Slovin bila populasi diketahui atau Lemeshow bila tidak.
  2. Cara memilihnya tepat. Pilih teknik sampling yang sesuai. Sampel acak (probability sampling) paling kuat untuk generalisasi.

Sampel jenuh (sensus)

Bila populasinya kecil (misalnya 45 karyawan di satu kantor), seluruh populasi bisa diteliti. Cara ini disebut sampel jenuh atau sensus. Tidak perlu rumus jumlah sampel, tetapi tuliskan alasannya di Bab 3.

  1. Definisikan populasi dengan jelas: siapa, di mana, dan kapan. Contoh: seluruh pelanggan Toko X yang bertransaksi sepanjang tahun 2025, sebanyak 1.200 orang.
  2. Sebutkan rumus jumlah sampel beserta nilai yang dipakai dan hasil perhitungannya.
  3. Jelaskan teknik sampling dan alasan memilihnya.
  4. Bila memakai kriteria (purposive sampling), tuliskan kriteria inklusi dan eksklusinya.

Dalam penelitian kualitatif

Penelitian kualitatif tidak berusaha mewakili populasi secara statistik. Istilah yang dipakai adalah subjek penelitian dan informan, yang dipilih secara purposive atau snowball sampai data jenuh. Lihat penelitian kualitatif.

Panduan dalam topik ini

Pertanyaan umum

Kapan seluruh populasi dijadikan sampel?

Bila populasinya kecil sehingga semuanya bisa diteliti. Cara ini disebut sampel jenuh atau sensus, dan tidak memerlukan rumus jumlah sampel.

Apa beda populasi target dan populasi terjangkau?

Populasi target adalah kelompok yang ingin disimpulkan, misalnya seluruh siswa SMA di suatu provinsi. Populasi terjangkau adalah bagian yang benar-benar bisa kamu akses, misalnya siswa di tiga SMA. Kesimpulan penelitian sebaiknya dibatasi pada populasi terjangkau.

Apakah penelitian kualitatif memakai populasi dan sampel?

Umumnya tidak. Penelitian kualitatif memakai istilah subjek penelitian dan informan, yang dipilih karena relevansinya, bukan agar mewakili populasi secara statistik.