Daftar isi
Snowball sampling (sampling bola salju) adalah teknik memilih informan atau responden secara berantai. Peneliti mulai dari beberapa orang yang memenuhi kriteria, lalu meminta mereka merujuk orang lain yang juga memenuhi kriteria. Jumlahnya bertambah seperti bola salju yang menggelinding.
Teknik ini termasuk non-probability sampling dan paling sering dipakai dalam penelitian kualitatif.
Kapan snowball sampling dipakai
- Populasinya sulit dijangkau atau "tersembunyi", misalnya pekerja informal, penyintas suatu peristiwa, atau komunitas hobi tertentu.
- Tidak ada daftar anggota populasi.
- Calon informan lebih mudah percaya bila diperkenalkan oleh orang yang mereka kenal.
Langkah
- Tetapkan kriteria informan atau responden, seperti pada purposive sampling.
- Pilih informan awal, sebaiknya dua atau tiga orang dari jaringan yang berbeda.
- Setelah wawancara atau pengisian kuesioner, minta rujukan orang lain yang memenuhi kriteria.
- Hubungi orang yang dirujuk, periksa apakah memenuhi kriteria, lalu ulangi.
- Berhenti saat data jenuh (kualitatif) atau target sampel tercapai (kuantitatif).
- Catat rantai rujukannya: siapa merujuk siapa. Catatan ini berguna untuk menunjukkan proses dan keterbatasannya.
Keterbatasan dan cara menguranginya
- Bias jaringan: orang yang saling merujuk cenderung mirip, sehingga pandangan yang berbeda bisa tidak terwakili. Mulailah dari beberapa informan awal yang berbeda latar belakangnya.
- Ketergantungan pada informan awal: satu informan yang sangat aktif bisa mendominasi sampel. Batasi jumlah rujukan dari satu orang.
- Generalisasi terbatas: hasilnya menggambarkan jaringan yang terjangkau, bukan seluruh populasi. Tuliskan di keterbatasan penelitian.
Etika
Pada populasi yang rentan, merujuk orang lain bisa membuka identitas mereka. Minta informan menanyakan kesediaan temannya lebih dulu sebelum memberikan kontak, jaga kerahasiaan, dan jangan memberi tahu informan siapa saja yang sudah diwawancarai.
Contoh kalimat Bab 3
Informan dipilih dengan teknik snowball sampling karena tidak tersedia daftar pelaku usaha kerajinan rumahan di Kecamatan X. Pengumpulan data dimulai dari tiga informan awal yang dikenalkan oleh pengurus koperasi dan perangkat desa, kemudian setiap informan diminta merujuk pelaku usaha lain yang memenuhi kriteria. Pengumpulan data dihentikan setelah tidak ditemukan informasi baru pada informan kesebelas.
Penjelasan tentang peran informan dan kejenuhan data ada di informan penelitian.
Pertanyaan umum
Apakah snowball sampling hanya untuk penelitian kualitatif?
Paling sering dipakai dalam penelitian kualitatif, tetapi juga bisa untuk survei kuantitatif pada populasi yang sulit dijangkau. Pada penelitian kuantitatif, keterbatasan generalisasinya perlu ditulis lebih tegas karena sampel tidak acak.
Kapan rujukan dihentikan?
Pada penelitian kualitatif, berhenti saat data jenuh: informan baru tidak lagi memberi informasi baru. Pada penelitian kuantitatif, berhenti saat jumlah sampel yang direncanakan tercapai.
Bagaimana kalau informan awal tidak mau merujuk orang lain?
Mulailah dari beberapa informan awal yang berbeda, misalnya dari dua atau tiga komunitas, supaya rantai rujukan tidak bergantung pada satu orang. Pengurus komunitas atau organisasi sering menjadi pintu masuk yang baik.