Daftar isi
Penelitian survei adalah desain penelitian yang mengumpulkan data dari sampel dengan pertanyaan yang sama untuk semua responden, biasanya lewat kuesioner, lalu menyimpulkan keadaan populasi. Survei termasuk penelitian kuantitatif dan menjadi desain yang paling banyak dipakai dalam skripsi manajemen, pendidikan, kesehatan masyarakat, dan ilmu sosial.
Kapan survei tepat dipakai
- Ingin menggambarkan keadaan, pendapat, atau perilaku banyak orang, misalnya tingkat kepuasan pelanggan.
- Ingin melihat hubungan atau pengaruh antarvariabel yang tidak bisa dimanipulasi, misalnya pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas.
- Variabelnya bisa diukur dengan pertanyaan yang jelas dan seragam.
Bila peneliti memberi perlakuan lalu membandingkan hasilnya, desainnya adalah penelitian eksperimen. Bila tujuannya hanya menggambarkan, lihat juga penelitian deskriptif.
Jenis survei menurut waktu
| Jenis | Ciri | Contoh |
|---|---|---|
| Cross-sectional | Data dikumpulkan satu kali | Survei kepuasan mahasiswa semester ini |
| Longitudinal tren | Populasi sama, sampel berbeda di setiap waktu | Survei minat baca siswa setiap tahun |
| Longitudinal kohort | Kelompok dengan ciri sama (mis. angkatan 2024) diikuti dari waktu ke waktu | Kesiapan kerja angkatan 2024 saat lulus dan setahun kemudian |
| Longitudinal panel | Orang yang sama diukur berulang | Responden yang sama ditanya lagi enam bulan kemudian |
Hampir semua skripsi memakai survei cross-sectional karena waktunya terbatas.
Langkah penelitian survei
- Tentukan populasi dan kerangka sampel, yaitu daftar anggota populasi yang bisa dijangkau. Lihat populasi dan sampel.
- Hitung jumlah sampel, misalnya dengan rumus Slovin atau Lemeshow, lalu pilih teknik sampling.
- Susun instrumen dari definisi operasional variabel: kisi-kisi, butir pertanyaan, dan skala jawaban. Panduannya ada di cara membuat kuesioner.
- Uji coba instrumen pada responden yang setara, lalu lakukan uji validitas dan uji reliabilitas.
- Kumpulkan data, catat banyak kuesioner yang disebar, kembali, dan layak dianalisis.
- Olah data: statistik deskriptif, uji asumsi, lalu uji hipotesis sesuai tujuan. Bisa langsung di olah data.
Tingkat respons dan bias
Tingkat respons (response rate) adalah persentase kuesioner yang kembali dan layak dianalisis dari seluruh yang disebar. Bila 230 kuesioner disebar dan 196 kembali lengkap, tingkat responsnya 196 / 230 = 85,2%.
Beberapa bias yang sering muncul dalam survei:
- Bias tidak merespons: orang yang tidak mengisi mungkin berbeda dari yang mengisi, misalnya yang tidak puas justru enggan menjawab.
- Bias cakupan: kerangka sampel tidak memuat sebagian populasi, misalnya survei online yang tidak menjangkau orang tanpa internet.
- Bias jawaban yang diinginkan (social desirability): responden menjawab yang dianggap baik, bukan yang sebenarnya, terutama untuk topik sensitif.
- Bias metode yang sama: semua variabel diukur dari responden dan kuesioner yang sama, sehingga hubungan antarvariabel bisa tampak lebih kuat.
Menaikkan tingkat respons survei online
- Jelaskan tujuan, perkiraan lama pengisian, dan jaminan kerahasiaan di halaman pertama.
- Buat kuesioner sesingkat mungkin dan uji di HP.
- Kirim pengingat satu atau dua kali, dengan jeda beberapa hari.
- Sebarkan lewat jalur yang dikenal responden, misalnya grup kelas atau pengumuman resmi instansi, sesuai teknik sampling yang ditulis.
- Aktifkan "wajib diisi" hanya untuk pertanyaan yang benar-benar penting, supaya responden tidak berhenti di tengah.
Contoh kalimat Bab 3
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan satu kali (cross-sectional) melalui kuesioner daring dengan skala Likert 1–5. Kuesioner disebarkan kepada 230 responden yang dipilih dengan teknik … ; sebanyak 196 kuesioner kembali dan layak dianalisis (tingkat respons 85,2%).
Angka di atas hanya ilustrasi. Sesuaikan dengan penelitianmu, dan lihat contoh Bab 3 untuk bagian lainnya.
Pertanyaan umum
Apakah survei harus memakai kuesioner?
Kuesioner adalah bentuk yang paling umum, baik kertas maupun online. Survei juga bisa memakai wawancara terstruktur lewat telepon atau tatap muka, asalkan pertanyaan dan pilihan jawabannya sama untuk semua responden.
Apakah survei dengan Google Form boleh untuk skripsi?
Boleh, asalkan cara menyebarkannya sesuai teknik sampling yang ditulis. Bila tautan disebar bebas di media sosial, sampelnya termasuk non-probability (mis. accidental), sehingga generalisasi ke populasi harus ditulis dengan hati-hati.
Berapa tingkat respons yang dianggap cukup?
Tidak ada angka baku, tetapi makin tinggi makin baik karena risiko responden yang tidak menjawab berbeda dari yang menjawab makin kecil. Laporkan tingkat responsnya: banyak kuesioner yang kembali dan layak dianalisis dibagi banyak yang disebar.