Daftar isi
Blok sel di spreadsheet (baris = responden, kolom = butir, boleh dengan baris judul), salin, lalu tempel di sini. Kolom nomor urut, nama responden, dan skor total dikenali otomatis.
Hasil muncul di sini setelah data ditempel. Belum punya data? Tekan "Pakai data contoh".
Apa itu reliabilitas?
Reliabilitas adalah konsistensi pengukuran. Kuesioner yang reliabel memberikan hasil yang konsisten: butir-butir yang mengukur variabel yang sama dijawab dengan pola yang searah. Reliabilitas berbeda dengan validitas. Instrumen bisa konsisten tetapi mengukur hal yang salah, jadi keduanya diuji.
Rumus Cronbach's Alpha
- = jumlah butir
- = varians skor butir ke-
- = varians skor total
Alpha naik bila butir-butir saling berkorelasi kuat, dan biasanya juga naik bila jumlah butirnya bertambah.
Kriteria reliabel
| Nilai α | Tafsiran yang umum |
|---|---|
| ≥ 0,90 | Sangat tinggi; periksa apakah ada butir yang berulang |
| 0,70 – 0,89 | Baik |
| 0,60 – 0,69 | Cukup; diterima di sebagian pedoman |
| di bawah 0,60 | Rendah; perbaiki butir |
Tabel tafsiran seperti ini berbeda-beda antarbuku. Yang terpenting, sebutkan batas yang kamu pakai dan sumbernya di Bab 3.
Alpha jika butir dihapus
Kolom alpha jika dihapus menunjukkan nilai alpha bila satu butir dikeluarkan. Bila alpha naik cukup jelas setelah butir tertentu dihapus, butir itu kemungkinan tidak sejalan dengan yang lain. Butir seperti ini biasanya juga punya korelasi butir-total yang rendah atau negatif.
KR-20 dan KR-21 untuk soal benar-salah
Untuk tes yang dinilai 1 (benar) dan 0 (salah), reliabilitas biasanya dihitung dengan rumus Kuder-Richardson:
dengan proporsi yang menjawab benar butir ke-, , dan rata-rata skor total. Alat di atas menghitung keduanya otomatis bila semua isian bernilai 0 atau 1. Varians total di kedua rumus memakai pembagi , sehingga KR-20 sama persis dengan Cronbach's Alpha untuk data 0/1. Sebagian buku memakai pembagi , sehingga hasilnya bisa sedikit berbeda.
Langkah di SPSS
Buka Analyze → Scale → Reliability Analysis, masukkan butir-butir satu variabel, pilih model Alpha, lalu di menu Statistics aktifkan Item, Scale, dan Scale if item deleted. Nilai alpha ada di tabel Reliability Statistics.
Menuliskannya di skripsi
Laporkan nilai alpha untuk setiap variabel, jumlah butirnya, batas yang dipakai, dan kesimpulannya. Alat di atas menyediakan kalimat hasil yang bisa disalin dan disesuaikan.
Kesalahan umum
- Menghitung satu alpha untuk seluruh kuesioner yang berisi beberapa variabel berbeda.
- Tidak membalik skor pernyataan negatif.
- Menulis batas reliabel tanpa sumber.
- Memakai Cronbach's Alpha untuk butir benar-salah tanpa menyebut bahwa hasilnya setara dengan KR-20.
Pertanyaan umum
Batas reliabel 0,60 atau 0,70?
Keduanya dipakai. Batas 0,70 sering dirujuk ke Nunnally (1978) dan umum di jurnal internasional, sedangkan 0,60 dipakai di sejumlah buku metodologi di Indonesia. Pakai batas yang ditetapkan pedoman prodi atau pembimbingmu, dan tulis sumbernya.
Reliabilitas dihitung dari semua butir atau butir yang valid saja?
Umumnya butir yang tidak valid dibuang dulu, lalu reliabilitas dihitung dari butir yang valid. Alat di halaman ini menyediakan keduanya.
Apakah alpha yang sangat tinggi selalu baik?
Tidak selalu. Alpha yang sangat tinggi, misalnya di atas 0,95, bisa berarti banyak butir yang isinya hampir sama. Periksa apakah ada butir yang hanya mengulang butir lain dengan kata berbeda.
Kapan memakai KR-20 dan KR-21?
KR-20 dan KR-21 dipakai untuk butir dikotomus, misalnya soal tes yang dinilai benar (1) atau salah (0). KR-20 sama dengan Cronbach's Alpha pada data 0/1. KR-21 adalah penyederhanaan yang menganggap tingkat kesukaran semua soal sama.