Daftar isi
Data primer adalah data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti dari sumber pertama, khusus untuk penelitiannya. Data sekunder adalah data yang sudah dikumpulkan pihak lain untuk keperluan lain, lalu dipakai ulang oleh peneliti.
Perbedaan data primer dan sekunder
| Data primer | Data sekunder | |
|---|---|---|
| Pengumpul | Peneliti sendiri | Pihak lain (lembaga, perusahaan, peneliti lain) |
| Tujuan awal | Untuk penelitian ini | Untuk keperluan lain |
| Cara memperoleh | Kuesioner, wawancara, observasi, tes, eksperimen | Unduh, minta izin, atau salin dari dokumen dan basis data |
| Kesesuaian | Bisa dirancang sesuai kebutuhan | Harus menyesuaikan dengan data yang tersedia |
| Waktu dan biaya | Umumnya lebih lama | Umumnya lebih cepat |
| Contoh | Jawaban kuesioner 300 konsumen | Data penduduk dari BPS, laporan keuangan emiten |
Contoh dalam skripsi
- Data primer: kuesioner kepuasan pelanggan, wawancara dengan guru, observasi pembelajaran di kelas, nilai tes siswa yang kamu berikan sendiri.
- Data sekunder: laporan tahunan perusahaan, data inflasi dan pertumbuhan ekonomi, rekap nilai rapor dari arsip sekolah, data kunjungan wisatawan dari dinas pariwisata.
Banyak penelitian memakai keduanya. Misalnya, penelitian kualitatif tentang program sekolah memakai wawancara (primer) dan dokumen program (sekunder).
Sumber data sekunder yang kredibel
- Badan Pusat Statistik (bps.go.id): kependudukan, ekonomi, pendidikan, kesehatan.
- Bursa Efek Indonesia (idx.co.id): laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan terbuka.
- Bank Indonesia dan OJK: data moneter, perbankan, dan keuangan.
- Kementerian dan dinas: data pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan sebagainya.
- Arsip lembaga tempat penelitian: dokumen sekolah, data perusahaan, rekam medis, dengan izin resmi dan menjaga kerahasiaan.
Jenis data lain yang sering ditanyakan
- Kuantitatif dan kualitatif: angka (skor, jumlah, rupiah) dan kata-kata atau gambar (transkrip wawancara, catatan observasi).
- Cross-section: banyak subjek pada satu waktu, misalnya 300 responden pada bulan yang sama.
- Time series (runtun waktu): satu subjek pada banyak waktu, misalnya inflasi bulanan selama sepuluh tahun.
- Data panel: banyak subjek pada banyak waktu, misalnya laporan keuangan 30 perusahaan selama lima tahun.
Menuliskannya di Bab 3
Contoh paragraf
Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden, yaitu [subjek]. Data sekunder berupa [nama data] yang diperoleh dari [lembaga] tahun [tahun].
Lanjutkan dengan teknik pengumpulan data yang menjelaskan cara memperoleh masing-masing data.
Kesalahan umum
- Menyebut data dari kuesioner sendiri sebagai data sekunder.
- Tidak menyebutkan sumber, tahun, dan cara memperoleh data sekunder.
- Memakai data sekunder yang definisinya tidak sama dengan variabel penelitian, misalnya memakai data kunjungan untuk mengukur kepuasan.
- Mengambil data sekunder dari blog atau situs yang tidak jelas pengelolanya.
Pertanyaan umum
Apakah data dari kuesioner Google Form termasuk data primer?
Ya. Kuesioner yang kamu susun dan sebarkan sendiri untuk penelitianmu menghasilkan data primer, apa pun media penyebarannya.
Apakah laporan keuangan perusahaan termasuk data sekunder?
Ya. Laporan keuangan disusun perusahaan untuk keperluan pelaporan, lalu kamu pakai untuk penelitian. Penelitian akuntansi dan keuangan yang memakai laporan tahunan dari situs Bursa Efek Indonesia adalah contoh penelitian dengan data sekunder.
Apakah penelitian dengan data sekunder lebih mudah?
Pengumpulannya lebih cepat, tetapi kamu harus memastikan definisi, cakupan, dan kualitas datanya sesuai dengan kebutuhan penelitianmu. Kamu juga tidak bisa menambah pertanyaan yang tidak dikumpulkan pihak lain.