Daftar isi
Uji t dipakai untuk menguji perbedaan rata-rata. Ada tiga jenis, dan memilih yang tepat bergantung pada asal datanya.
| Jenis | Pertanyaan | Contoh |
|---|---|---|
| Satu sampel (one sample) | Apakah rata-rata berbeda dari suatu nilai acuan? | Apakah rata-rata nilai siswa berbeda dari KKM 75? |
| Sampel independen (independent samples) | Apakah rata-rata dua kelompok yang berbeda tidak sama? | Kelas eksperimen vs kelas kontrol |
| Berpasangan (paired samples) | Apakah rata-rata dua pengukuran pada subjek yang sama berbeda? | Pretest vs posttest pada siswa yang sama |
Asumsi
- Data berskala interval atau rasio.
- Data (atau selisih pasangan, untuk uji berpasangan) berdistribusi normal. Lihat uji normalitas.
- Untuk sampel independen: varians kedua kelompok sama (uji homogenitas). Bila tidak sama, pakai uji t Welch.
Rumus
Satu sampel, dengan μ₀ sebagai nilai acuan:
Sampel independen dengan varians sama:
Berpasangan, dengan d sebagai selisih setiap pasangan:
Contoh hitung (sampel independen)
Kelas eksperimen dan kelas kontrol
Kelas eksperimen (n = 30) memiliki rata-rata 78,4 dengan simpangan baku 9,5. Kelas kontrol (n = 30) memiliki rata-rata 72,1 dengan simpangan baku 10,2.
- Varians gabungan: , jadi .
- , dengan df = 58.
- t tabel dua sisi α 5% dengan df 58 = 2,002. Nilai p = 0,016.
- Karena 2,48 > 2,002 (atau 0,016 < 0,05), H0 ditolak: rata-rata kelas eksperimen berbeda signifikan dari kelas kontrol.
Angka contoh ini rekaan untuk latihan, tetapi hasil hitungnya sudah dicocokkan dengan R.
Langkah di SPSS
- Satu sampel: Analyze → Compare Means → One-Sample T Test, isi Test Value dengan nilai acuan.
- Sampel independen: Analyze → Compare Means → Independent-Samples T Test. Masukkan variabel nilai ke Test Variable dan variabel kelompok ke Grouping Variable, lalu klik Define Groups (misalnya 1 dan 2).
- Berpasangan: Analyze → Compare Means → Paired-Samples T Test, masukkan pasangan variabel (misalnya pretest dan posttest).
- Baca nilai t, df, dan Sig. (2-tailed).
Menuliskan hasilnya
Laporkan nilai t, df, nilai p, rata-rata kedua kelompok, dan arah perbedaannya. Contoh: "Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen (M = 78,4) lebih tinggi daripada kelas kontrol (M = 72,1), t(58) = 2,48, p = 0,016."
Bila asumsi tidak terpenuhi
- Sampel independen, data tidak normal: uji Mann-Whitney.
- Berpasangan, selisih tidak normal: uji Wilcoxon.
- Sampel independen, varians tidak sama: uji t Welch (baris Equal variances not assumed).
- Tiga kelompok atau lebih: jangan melakukan uji t berulang-ulang; pakai ANOVA.
Pertanyaan umum
Baris mana yang dibaca pada output Independent Samples Test?
Lihat dulu Levene's Test. Bila Sig. Levene > 0,05, varians dianggap sama, jadi baca baris Equal variances assumed. Bila Sig. Levene ≤ 0,05, baca baris Equal variances not assumed (uji t Welch).
Uji t di regresi sama dengan uji t ini?
Prinsipnya sama (membagi estimasi dengan galat bakunya), tetapi yang diuji berbeda. Uji t parsial di regresi menguji apakah koefisien satu variabel bebas berbeda dari nol. Lihat regresi linear berganda.
Data tidak normal, pakai apa?
Untuk dua kelompok independen pakai uji Mann-Whitney; untuk data berpasangan pakai uji Wilcoxon. Pada sampel cukup besar (sekitar 30 per kelompok atau lebih), uji t relatif tahan terhadap penyimpangan normalitas yang ringan.