Metodologi

Uji Sobel

Jawaban singkat

Uji Sobel menguji apakah efek tidak langsung X terhadap Y melalui mediator M signifikan. Efek tidak langsung = a × b, dengan galat baku √(b²·SEa² + a²·SEb²), lalu z = ab / SE. Mediasi dinyatakan signifikan pada taraf 5% bila |z| > 1,96.

Diperbarui 11 Oktober 2026Tim MetodologiAngka dicocokkan dengan R
Daftar isi
  1. Apa yang diuji?
  2. Rumus
  3. Cara membaca hasil
  4. Kesalahan umum
  5. Pertanyaan umum
Alat · Uji SobelEfek mediasi a × b

Koefisien X ke M

Galat baku a

Koefisien M ke Y (dengan X)

Galat baku b

Ambil dari dua regresi: a dan SE a dari regresi M atas X; b dan SE b dari regresi Y atas X dan M (koefisien M). Pakai koefisien tidak terstandar (B) dan Std. Error dari tabel Coefficients SPSS.

Taraf signifikansi
Efek tidak langsung (a × b)
0,200
SE (Sobel)
0,0566
z
3,54
p (dua sisi)
0,000
RumusSEzp
Sobel0,05663,5360,000
Aroian0,05713,5010,000
Goodman0,05603,5710,000

Kalimat hasil

Hasil uji Sobel menunjukkan efek tidak langsung sebesar 0,200 dengan z = 3,54 dan p < 0,001. Karena |z| > 1,96, variabel mediator terbukti memediasi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat pada taraf 5%.

Apa yang diuji?

Dalam model mediasi, variabel bebas X memengaruhi variabel terikat Y melalui variabel mediator (intervening) M:

  • a: pengaruh X terhadap M
  • b: pengaruh M terhadap Y, setelah X dikendalikan
  • a × b: efek tidak langsung X terhadap Y melalui M

Uji Sobel, yang diperkenalkan Michael Sobel (1982), menguji apakah efek tidak langsung itu berbeda dari nol.

Rumus

z=a bb2 SEa2+a2 SEb2z = \frac{a\,b}{\sqrt{b^2\,SE_a^2 + a^2\,SE_b^2}}

Varian Aroian menambahkan SEa2 SEb2SE_a^2\,SE_b^2 di dalam akar, sedangkan varian Goodman menguranginya. Bila hasil pengurangan negatif, galat baku Goodman tidak terdefinisi.

Cara membaca hasil

  1. Hitung z dengan alat di atas.
  2. Bandingkan |z| dengan nilai kritis: 1,96 untuk taraf 5% dua sisi, atau 2,576 untuk 1%.
  3. Bila |z| lebih besar, atau nilai p lebih kecil dari taraf signifikansi, efek mediasi signifikan.
  4. Laporkan efek tidak langsung, z, dan p, serta rumus yang dipakai.

Contoh

Dari dua regresi diperoleh a = 0,50 (SE 0,10) dan b = 0,40 (SE 0,08). Efek tidak langsung = 0,20, galat baku Sobel = 0,0566, dan z = 3,54. Karena 3,54 > 1,96, M memediasi pengaruh X terhadap Y pada taraf 5%.

Kesalahan umum

  • Memakai koefisien terstandar (Beta) dengan galat baku dari koefisien tidak terstandar.
  • Mengambil b dari regresi Y atas M saja, tanpa X.
  • Menyimpulkan mediasi penuh atau parsial hanya dari uji Sobel. Untuk itu lihat juga pengaruh langsung X terhadap Y di regresi kedua.

Untuk uji mediasi yang lebih kuat, analisis jalur dan bootstrap direncanakan masuk ke alat olah data Metodologi di fase berikutnya.

Pertanyaan umum

Dari mana angka a, SE a, b, dan SE b?

Dari dua regresi. Regresi pertama: M sebagai variabel terikat dan X sebagai variabel bebas; koefisien X adalah a. Regresi kedua: Y sebagai variabel terikat dengan X dan M sebagai variabel bebas; koefisien M adalah b. Pakai koefisien tidak terstandar (B) dan Std. Error dari tabel Coefficients.

Apa beda rumus Sobel, Aroian, dan Goodman?

Ketiganya berbeda pada suku SEa²·SEb² di galat baku: Sobel tidak memakainya, Aroian menambahkannya, Goodman menguranginya. Pada sampel yang cukup besar hasilnya hampir sama. Sobel paling sering dilaporkan.

Apakah uji Sobel masih dianjurkan?

Uji Sobel mengandaikan sebaran a × b normal, padahal sering tidak, terutama pada sampel kecil. Metode bootstrap yang dipopulerkan Preacher dan Hayes (2008) kini lebih dianjurkan. Uji Sobel tetap banyak dipakai di skripsi; tuliskan keterbatasan ini bila memakainya.

Panduan terkait