Metodologi

Regresi data panel

Jawaban singkat

Data panel menggabungkan data beberapa unit (misalnya perusahaan) selama beberapa periode. Ada tiga model: common effect (semua unit dianggap sama), fixed effect (setiap unit punya intersep sendiri), dan random effect (perbedaan unit dianggap acak). Model dipilih dengan uji Chow (CEM vs FEM), uji Hausman (FEM vs REM), dan uji Lagrange Multiplier (CEM vs REM).

Diperbarui 14 Oktober 2026Tim Metodologi
Daftar isi
  1. Tiga model
  2. Memilih model
  3. Contoh
  4. Menafsirkan FEM
  5. Software
  6. Menuliskannya di skripsi
  7. Kesalahan umum
  8. Pertanyaan umum

Data panel adalah gabungan data cross-section (beberapa unit, misalnya perusahaan, provinsi, atau sekolah) dan time series (beberapa periode). Contoh khas skripsi: rasio keuangan 20 perusahaan manufaktur selama 2021–2025, yaitu 100 observasi. Data seperti ini dianalisis dengan regresi data panel, karena observasi dari unit yang sama tidak saling bebas.

Konsep regresinya sendiri dibahas di regresi linear berganda.

Tiga model

ModelAnggapanCara estimasi
Common effect (CEM, pooled least squares)semua unit punya intersep dan kemiringan yang samaregresi biasa pada seluruh data
Fixed effect (FEM)setiap unit punya intersep sendiri yang tetapregresi dengan variabel dummy per unit (LSDV) atau transformasi within
Random effect (REM)perbedaan antarunit dianggap acak dan tidak berkaitan dengan variabel bebasgeneralized least squares (GLS)

Memilih model

  1. Uji Chow (CEM vs FEM). H0: CEM lebih tepat. Bila Sig. < 0,05, pilih FEM.
  2. Uji Hausman (FEM vs REM), dikembangkan Jerry Hausman (1978). H0: REM lebih tepat. Bila Sig. < 0,05, pilih FEM.
  3. Uji Lagrange Multiplier (CEM vs REM), dari Trevor Breusch dan Adrian Pagan (1980). H0: CEM lebih tepat. Bila Sig. < 0,05, pilih REM. Uji ini biasanya hanya perlu bila uji Chow memilih CEM dan uji Hausman memilih REM.

Logika di balik uji Hausman: REM efisien tetapi bias bila efek setiap unit berkaitan dengan variabel bebas, sedangkan FEM tetap konsisten dalam keadaan itu. Bila koefisien kedua model berbeda jauh, berarti anggapan REM dilanggar, sehingga FEM dipilih.

Contoh

Return on assets (ROA, %) dan debt to equity ratio (DER) 6 perusahaan, 2021–2025 (rekaan)

Sebagian data:

PerusahaanTahunDERROA
P120211,036,05
P120221,285,96
P120230,737,75
P120241,215,50
P120251,414,63
P220211,312,13
P220221,131,89
P2………

Total 30 observasi (6 perusahaan × 5 tahun).

CEMFEM
Koefisien DER0,720−2,452
Std. error0,8420,385
Sig.0,400< 0,001
R²0,0250,916
  • Uji Chow: F(5, 23) = 48,60, Sig. < 0,001. FEM lebih tepat daripada CEM.
  • Uji Lagrange Multiplier: LM = 19,71, Sig. < 0,001. REM juga lebih tepat daripada CEM.
  • Uji Hausman menentukan pilihan akhir antara FEM dan REM. Uji ini butuh estimasi REM, jadi jalankan dengan software panel (lihat di bawah).

Angka contoh ini rekaan untuk latihan, dan hasilnya sudah dihitung ulang dengan R.

Contoh ini memperlihatkan mengapa pemilihan model penting. CEM menyimpulkan DER tidak berpengaruh (bahkan bertanda positif), sedangkan FEM menunjukkan pengaruh negatif yang kuat. Bedanya muncul karena perusahaan dengan ROA tinggi kebetulan juga punya DER tinggi; begitu perbedaan antarperusahaan dikendalikan dengan intersep masing-masing, terlihat bahwa di dalam setiap perusahaan, kenaikan DER diikuti penurunan ROA.

Menafsirkan FEM

Koefisien FEM dibaca sebagai pengaruh di dalam unit: pada perusahaan yang sama, kenaikan DER sebesar 1 diikuti penurunan ROA 2,45 poin persen. Intersep setiap perusahaan menangkap ciri yang tetap dari waktu ke waktu (misalnya bidang usaha atau mutu manajemen). Akibatnya, variabel yang tidak berubah sepanjang periode (misalnya lokasi kantor pusat) tidak bisa diuji dengan FEM.

Software

SoftwareBiayaCatatan
EViewsberbayarpaling sering dipakai di skripsi ekonomi Indonesia; menu Panel Options dan Redundant Fixed Effects (uji Chow)
Stataberbayarxtreg ..., fe, xtreg ..., re, hausman, xttest0
gretlgratismenu Model → Panel, menampilkan uji Chow, Hausman, dan Breusch-Pagan sekaligus
R (paket plm)gratisplm(), pFtest(), phtest(), plmtest()

SPSS tidak menyediakan menu khusus regresi data panel. Lihat juga alternatif SPSS gratis.

  • Bab 3: jelaskan unit, periode, jumlah observasi, apakah panelnya seimbang (setiap unit punya data di semua periode), ketiga model, dan urutan uji pemilihan model.
  • Bab 4: sajikan hasil uji Chow, Hausman, dan bila perlu Lagrange Multiplier dalam satu tabel, lalu hasil model terpilih: koefisien, t, Sig., uji F, dan R².

Kesalahan umum

  • Menggabungkan semua tahun lalu memakai regresi biasa tanpa menyebut atau menguji model panel.
  • Melewatkan uji pemilihan model dan langsung memakai salah satu model.
  • Menafsirkan koefisien FEM sebagai perbedaan antarperusahaan, padahal yang diukur adalah perubahan di dalam perusahaan.
  • Memasukkan variabel yang tidak berubah sepanjang periode ke FEM.
  • Menyebut sampel 20 perusahaan sebagai n = 20, padahal jumlah observasinya 20 × banyak tahun.

Pertanyaan umum

Kapan memakai regresi data panel?

Saat datanya berupa beberapa unit yang diamati berulang dalam beberapa periode, misalnya laporan keuangan 20 perusahaan selama 5 tahun. Menganalisisnya dengan regresi biasa mengabaikan bahwa data dari perusahaan yang sama saling terkait.

Apakah semua uji asumsi klasik wajib di regresi data panel?

Praktiknya berbeda antarpedoman. Yang pasti perlu dicek adalah multikolinearitas antarvariabel bebas, serta heteroskedastisitas dan autokorelasi untuk FEM dan CEM. Model REM diestimasi dengan GLS yang sudah memperhitungkan struktur galatnya. Ikuti pedoman prodi dan sebutkan alasannya.

Software apa yang bisa dipakai tanpa membeli lisensi?

gretl dan R (paket plm) gratis dan menyediakan ketiga model beserta uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. EViews dan Stata berbayar, meskipun banyak dipakai di kampus.

Panduan terkait