Metodologi

Kerangka Berpikir

Jawaban singkat

Kerangka berpikir adalah penjelasan logis tentang bagaimana variabel-variabel penelitian saling berhubungan, berdasarkan teori dan penelitian terdahulu. Biasanya ditulis sebagai narasi di akhir Bab 2 dan dilengkapi diagram paradigma penelitian, lalu menjadi dasar perumusan hipotesis.

Diperbarui 11 Oktober 2026Tim Metodologi
Daftar isi
  1. Komponen kerangka berpikir
  2. Langkah menyusun kerangka berpikir
  3. Pertanyaan umum

Kerangka berpikir menjelaskan alur logika mengapa variabel-variabel dalam penelitianmu diduga saling berhubungan. Kerangka ini menjembatani teori di Bab 2 dengan hipotesis yang akan diuji. Bentuknya biasanya narasi beberapa paragraf, dilengkapi diagram paradigma penelitian.

Isi variabelmu untuk membuat diagram paradigma beserta hipotesisnya:

Alat · Rumusan masalah & hipotesisTanpa AI · bisa disalin
Yang ingin diteliti
Variabel bebas (X)
Arah hipotesis

Judul

Pengaruh Promosi Media Sosial dan Harga terhadap Minat Beli pada Konsumen Toko X

Rumusan masalah

  1. 1Apakah promosi media sosial berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X?
  2. 2Apakah harga berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X?
  3. 3Apakah promosi media sosial dan harga secara simultan berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X?

Tujuan penelitian

  1. 1Untuk mengetahui pengaruh promosi media sosial terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
  2. 2Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
  3. 3Untuk mengetahui pengaruh promosi media sosial dan harga secara simultan terhadap minat beli pada konsumen Toko X.

Hipotesis

  • H1

    H₀: Promosi media sosial tidak berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.

    H₁: Promosi media sosial berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.

  • H2

    H₀: Harga tidak berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.

    H₁: Harga berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.

  • H3

    H₀: Promosi media sosial dan harga secara simultan tidak berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.

    H₁: Promosi media sosial dan harga secara simultan berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.

Paradigma penelitian

X1promosi media sosial
X2harga
SimultanX1, X2
Yminat beli
Panah utuh: pengaruh parsial. Panah putus-putus: pengaruh simultan.

Saran analisis: Regresi linear berganda

  1. 1Uji validitas dan reliabilitas instrumen (bila memakai kuesioner)
  2. 2Uji asumsi klasik: normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi
  3. 3Uji t untuk setiap variabel bebas (parsial)
  4. 4Uji F untuk semua variabel bebas bersama-sama (simultan)
  5. 5Koefisien determinasi (adjusted R²)

Pakai sebagai titik awal, lalu sesuaikan dengan latar belakang masalahmu.

Laporkan kesalahan

Komponen kerangka berpikir

  • Variabel yang diteliti dan definisinya secara singkat.
  • Teori yang menjelaskan hubungan antarvariabel.
  • Penelitian terdahulu yang mendukung atau justru berbeda hasilnya.
  • Argumen logis mengapa X diduga berpengaruh atau berhubungan dengan Y.
  • Diagram paradigma yang merangkum semuanya.

Langkah menyusun kerangka berpikir

  1. Tentukan variabel dan pastikan masing-masing punya landasan teori di Bab 2.
  2. Untuk setiap pasangan X dan Y, tulis satu paragraf: apa kata teori, apa temuan penelitian terdahulu, lalu apa dugaanmu.
  3. Gambarkan paradigma penelitian: kotak untuk setiap variabel dan panah untuk arah pengaruh.
  4. Tutup dengan hipotesis yang mengalir langsung dari argumen tersebut.

Contoh paragraf kerangka berpikir

Promosi melalui media sosial memperluas jangkauan informasi produk dan memungkinkan calon konsumen berinteraksi langsung dengan merek. Teori perilaku konsumen menempatkan paparan informasi sebagai salah satu tahap awal sebelum minat beli terbentuk. Beberapa penelitian terdahulu juga melaporkan pengaruh positif promosi media sosial terhadap minat beli, meskipun besarnya pengaruh berbeda antarproduk. Berdasarkan uraian tersebut, promosi media sosial diduga berpengaruh positif terhadap minat beli konsumen Toko X.

Paragraf seperti ini disusun untuk setiap hubungan yang diuji. Sebutkan teori dan penelitian terdahulu yang benar-benar kamu baca, lengkap dengan sitasinya.

Pertanyaan umum

Apa beda kerangka berpikir, kerangka teori, dan kerangka konsep?

Kerangka teori merangkum teori-teori yang relevan. Kerangka berpikir menjelaskan alur logika hubungan antarvariabel berdasarkan teori itu. Kerangka konsep (sering berupa diagram) memetakan variabel dan arah hubungannya. Istilah ini dipakai berbeda-beda antarkampus, jadi ikuti pedoman prodimu.

Apakah kerangka berpikir harus berupa diagram?

Tidak harus, tetapi narasi yang dilengkapi diagram paradigma penelitian paling mudah dipahami penguji.

Apakah penelitian kualitatif perlu kerangka berpikir?

Banyak kampus tetap memintanya, dalam bentuk alur pemikiran dari fenomena, fokus, dan teori yang dipakai sebagai lensa, bukan hubungan antarvariabel yang akan diuji.