Daftar isi
Judul adalah ringkasan penelitianmu dalam satu kalimat. Dosen pembimbing biasanya menilai tiga hal dari judul: apa yang diteliti, siapa yang diteliti, dan di mana. Judul yang jelas memudahkan semua bagian berikutnya, dari latar belakang sampai teknik analisis.
Unsur judul
| Unsur | Pertanyaan | Contoh |
|---|---|---|
| Variabel atau fokus | Apa yang diteliti? | promosi media sosial, minat beli |
| Subjek | Siapa yang diteliti? | konsumen, siswa kelas XI, guru |
| Tempat | Di mana? | Toko X, SMA Negeri X, Kota Y |
| Waktu (opsional) | Kapan? | tahun 2025, semester ganjil |
Pola judul menurut jenis penelitian
Kuantitatif
- Pengaruh X terhadap Y pada [subjek] di [tempat]
- Hubungan X dengan Y pada [subjek] di [tempat]
- Perbedaan Y antara [kelompok A] dan [kelompok B] di [tempat]
- Efektivitas [model atau metode] terhadap Y pada [subjek] di [tempat]
Contoh: Pengaruh Promosi Media Sosial dan Harga terhadap Minat Beli Konsumen Toko X
Kualitatif
- Strategi / Peran / Implementasi [fokus] di [tempat]
- [Fokus] (Studi Kasus di [tempat])
- Pengalaman [subjek] dalam [fenomena] (untuk fenomenologi)
Contoh: Strategi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi (Studi Kasus di SD Negeri X)
Penelitian tindakan kelas dan pengembangan
- PTK: Penerapan [model] untuk Meningkatkan [hasil atau keterampilan] Siswa Kelas [X] [nama sekolah]
- R&D: Pengembangan [produk] Berbasis [pendekatan] untuk [tujuan] pada [subjek]
Kata kunci di awal judul (pengaruh, hubungan, strategi, pengembangan) sudah menunjukkan desainnya. Pastikan kata itu sesuai dengan metode yang benar-benar kamu pakai. Judul "pengaruh" butuh analisis yang menguji pengaruh, misalnya regresi, bukan hanya statistik deskriptif.
Sumber ide judul
- Masalah di sekitarmu: tempat magang, sekolah tempat PPL, usaha keluarga, atau organisasi kampus.
- Saran penelitian terdahulu: bagian saran di artikel jurnal sering menyebut variabel atau konteks yang belum diteliti. Lihat penelitian terdahulu.
- Kebijakan atau fenomena baru: perubahan kurikulum, program pemerintah, teknologi yang baru dipakai luas.
- Hasil yang saling bertentangan: bila beberapa penelitian menemukan hasil berbeda, menelitinya di konteks lain adalah alasan yang kuat.
Cek kelayakan sebelum mengajukan
- Masalahnya nyata. Ada data atau fakta awal yang menunjukkannya, bukan sekadar dugaan.
- Datanya bisa diperoleh. Responden atau informan bisa dijangkau, dan izin dari lembaga kemungkinan besar keluar.
- Waktu dan biayanya cukup. Penelitian eksperimen dan kualitatif biasanya butuh waktu lapangan lebih lama.
- Ada teori dan penelitian terdahulu. Kamu menemukan cukup bacaan untuk Bab 2.
- Ada pembeda. Judulmu tidak sama persis dengan penelitian yang sudah ada.
- Sesuai bidang prodi dan minat dosen pembimbing yang mungkin kamu dapat.
Kesalahan umum
- Judul terlalu luas, misalnya "Pengaruh Media Sosial terhadap Remaja", tanpa variabel yang terukur, subjek, dan tempat yang jelas.
- Kata di judul tidak sesuai dengan desain, misalnya "pengaruh" untuk penelitian deskriptif.
- Memakai singkatan yang tidak umum tanpa kepanjangan.
- Variabel di judul berbeda dengan variabel di rumusan masalah dan hipotesis.
- Memilih topik yang datanya sulit atau tidak mungkin diperoleh.
Pertanyaan umum
Berapa panjang judul skripsi yang ideal?
Tidak ada angka baku. Judul cukup panjang untuk memuat variabel atau fokus, subjek, dan tempat, tetapi tidak berisi kata yang tidak perlu seperti 'studi tentang' atau 'suatu analisis'. Ikuti batas di pedoman prodimu bila ada.
Bolehkah meniru judul skripsi orang lain?
Mengambil topik yang sama boleh, asalkan ada pembeda yang jelas, misalnya subjek, tempat, waktu, variabel, atau metodenya. Menyalin judul dan isi tanpa pembeda adalah plagiarisme.
Judul dulu atau rumusan masalah dulu?
Keduanya saling menyesuaikan. Banyak mahasiswa terbantu dengan menyusun rumusan masalah lebih dulu, karena judul pada dasarnya ringkasan dari pertanyaan penelitian.