Daftar isi
Hipotesis penelitian adalah jawaban sementara atas rumusan masalah. Disebut sementara karena kebenarannya baru diketahui setelah diuji dengan data. Hipotesis disusun berdasarkan teori dan hasil penelitian terdahulu, biasanya di akhir Bab 2 setelah kerangka berpikir.
Judul
Pengaruh Promosi Media Sosial dan Harga terhadap Minat Beli pada Konsumen Toko X
Rumusan masalah
- 1Apakah promosi media sosial berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X?
- 2Apakah harga berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X?
- 3Apakah promosi media sosial dan harga secara simultan berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X?
Tujuan penelitian
- 1Untuk mengetahui pengaruh promosi media sosial terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
- 2Untuk mengetahui pengaruh harga terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
- 3Untuk mengetahui pengaruh promosi media sosial dan harga secara simultan terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
Hipotesis
H1
H₀: Promosi media sosial tidak berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
H₁: Promosi media sosial berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
H2
H₀: Harga tidak berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
H₁: Harga berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
H3
H₀: Promosi media sosial dan harga secara simultan tidak berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
H₁: Promosi media sosial dan harga secara simultan berpengaruh terhadap minat beli pada konsumen Toko X.
Paradigma penelitian
Saran analisis: Regresi linear berganda
- 1Uji validitas dan reliabilitas instrumen (bila memakai kuesioner)
- 2Uji asumsi klasik: normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, autokorelasi
- 3Uji t untuk setiap variabel bebas (parsial)
- 4Uji F untuk semua variabel bebas bersama-sama (simultan)
- 5Koefisien determinasi (adjusted R²)
Pakai sebagai titik awal, lalu sesuaikan dengan latar belakang masalahmu.
Laporkan kesalahanH₀ dan H₁
| H₀ (hipotesis nol) | H₁ (hipotesis alternatif) | |
|---|---|---|
| Isi | Tidak ada pengaruh, hubungan, atau perbedaan | Ada pengaruh, hubungan, atau perbedaan |
| Contoh | Harga tidak berpengaruh terhadap minat beli. | Harga berpengaruh terhadap minat beli. |
| Yang diuji | Ya, uji statistik memutuskan apakah H₀ ditolak | Diterima bila H₀ ditolak |
Hipotesis berarah dan tidak berarah
- Tidak berarah (dua sisi): hanya menyatakan ada pengaruh atau hubungan. Contoh: Motivasi berpengaruh terhadap prestasi belajar. Diuji dengan uji dua sisi.
- Berarah (satu sisi): menyatakan arahnya, positif atau negatif. Contoh: Motivasi berpengaruh positif terhadap prestasi belajar. Diuji dengan uji satu sisi, sehingga nilai kritisnya berbeda (lihat tabel t).
Gunakan hipotesis berarah hanya bila teori dan penelitian terdahulu sudah jelas menunjukkan arahnya.
Hipotesis statistik
Di Bab 3, hipotesis sering juga ditulis dalam notasi statistik:
| Uji | H₀ | H₁ (dua sisi) |
|---|---|---|
| Pengaruh (regresi) | ||
| Hubungan (korelasi) | ||
| Perbedaan dua kelompok |
Cara merumuskan hipotesis
- Mulai dari rumusan masalah. Satu rumusan masalah asosiatif atau komparatif menghasilkan satu pasang H₀ dan H₁.
- Tinjau teori dan penelitian terdahulu untuk menentukan dugaan jawabannya dan arahnya.
- Tulis sebagai kalimat pernyataan, bukan pertanyaan, dengan variabel dan subjek yang sama persis dengan rumusan masalah.
- Tentukan uji statistik yang akan dipakai untuk mengujinya.
Contoh pengambilan keputusan
Hipotesis: H₁: Harga berpengaruh terhadap minat beli. Uji t pada regresi menghasilkan dengan Sig. 0,018. Dengan :
- Karena Sig. 0,018 lebih kecil dari 0,05, H₀ ditolak dan H₁ diterima.
- Kesimpulan: harga berpengaruh signifikan terhadap minat beli.
Pertanyaan umum
Apa beda H1 dan Ha?
Sama saja. Keduanya menunjuk hipotesis alternatif; sebagian buku menulis H₁, sebagian Hₐ. Pakai salah satu secara konsisten.
Apakah penelitian kualitatif memakai hipotesis?
Tidak dalam arti hipotesis yang diuji secara statistik. Penelitian kuantitatif deskriptif juga biasanya tidak memerlukan hipotesis.
Kalau hipotesisnya ditolak, apakah penelitiannya gagal?
Tidak. Hasil yang tidak signifikan tetap temuan yang sah. Yang penting, kamu membahas kemungkinan penyebabnya dengan jujur di Bab 4 dan Bab 5.
Lebih tepat menulis 'H₁ diterima' atau 'H₀ ditolak'?
Secara statistik, keputusan uji selalu tentang H₀: ditolak atau gagal ditolak. Banyak skripsi menulis 'H₁ diterima' sebagai padanannya; ikuti kebiasaan di prodimu, tetapi pahami bahwa 'H₀ gagal ditolak' bukan berarti H₀ terbukti benar.