Daftar isi
Skala Guttman dikembangkan Louis Guttman (1944) untuk mengukur sikap atau perilaku dengan butir-butir yang berjenjang. Responden menjawab setuju/tidak setuju atau ya/tidak, dan butir-butirnya disusun dari yang paling mudah disetujui sampai yang paling sulit. Pada skala yang sempurna, cukup mengetahui skor total seseorang untuk menebak jawaban setiap butirnya.
Skala ini salah satu bentuk instrumen penelitian, berbeda dengan skala Likert yang memberi pilihan bertingkat pada setiap butir.
Ciri utama: kumulatif
Kesediaan menjaga lingkungan sekolah (contoh butir)
- Saya bersedia membuang sampah pada tempatnya.
- Saya bersedia memilah sampah organik dan anorganik.
- Saya bersedia membawa botol minum sendiri setiap hari.
- Saya bersedia ikut kerja bakti di luar jam sekolah.
- Saya bersedia menjadi pengurus bank sampah sekolah.
Siswa yang menyetujui butir 4 diharapkan juga menyetujui butir 1, 2, dan 3. Skor 4 berarti menyetujui empat butir termudah.
Karena itu butir skala Guttman harus berada pada satu dimensi yang sama. Mencampur butir tentang sampah dengan butir tentang hemat listrik akan merusak jenjangnya.
Menyusun skalogram
- Beri skor 1 untuk ya/setuju dan 0 untuk tidak.
- Urutkan butir dari yang paling banyak disetujui ke yang paling sedikit.
- Urutkan responden dari skor total tertinggi ke terendah.
- Untuk setiap responden, bandingkan jawabannya dengan pola ideal: skor s berarti s butir termudah bernilai 1 dan sisanya 0. Setiap sel yang berbeda dihitung sebagai satu kesalahan.
Rumus
Koefisien reprodusibilitas (KR), dengan batas yang diusulkan Guttman:
Koefisien skalabilitas (KS) dari Herbert Menzel (1953), yang membandingkan KR dengan reprodusibilitas yang bisa dicapai hanya dari proporsi jawaban (MMR):
dengan jumlah kesalahan, banyak responden, dan banyak butir.
Contoh hitung
10 responden × 5 butir, setelah diurutkan (rekaan)
| Responden | B1 | B2 | B3 | B4 | B5 | Skor | Kesalahan |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| R1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 1 | 5 | 0 |
| R2 | 1 | 1 | 1 | 1 | 0 | 4 | 0 |
| R10 | 1 | 1 | 1 | 1 | 0 | 4 | 0 |
| R3 | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 3 | 0 |
| R4 | 1 | 1 | 0 | 1 | 0 | 3 | 2 |
| R5 | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 | 3 | 0 |
| R6 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 2 | 0 |
| R7 | 1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 2 | 0 |
| R8 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 |
| R9 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 | 2 |
| Jumlah ya | 9 | 9 | 5 | 4 | 1 | 4 |
R4 berskor 3, jadi pola idealnya 1 1 1 0 0; jawabannya berbeda di B3 dan B4 (2 kesalahan). R9 berskor 1 dengan pola ideal 1 0 0 0 0; jawabannya berbeda di B1 dan B2 (2 kesalahan).
- , memenuhi batas 0,90.
- . Untuk B4, jawaban terbanyak adalah "tidak" (6 orang).
- , memenuhi batas 0,60.
Skala ini dapat diterima sebagai skala Guttman.
Angka contoh ini rekaan untuk latihan, dan hasilnya sudah dihitung ulang dengan R.
Cara menghitung kesalahan di atas membandingkan setiap jawaban dengan pola ideal menurut skor total. Ada cara lain yang menghitung kesalahan sedikit berbeda, sehingga KR-nya bisa sedikit lain; sebutkan cara yang kamu pakai.
Menuliskannya
Instrumen kesediaan menjaga lingkungan disusun dalam bentuk skala Guttman dengan [5] butir berjenjang. Analisis skalogram menghasilkan koefisien reprodusibilitas [0,92] dan koefisien skalabilitas [0,67], sehingga butir-butirnya memenuhi syarat skala kumulatif (KR ≥ 0,90 dan KS ≥ 0,60).
Kesalahan umum
- Menyebut semua kuesioner ya/tidak sebagai skala Guttman tanpa menguji jenjangnya.
- Butir tidak satu dimensi, sehingga urutan kesulitannya tidak masuk akal.
- Hanya melaporkan KR. KR bisa tinggi semata-mata karena hampir semua orang menjawab sama; KS memeriksa hal itu.
- Terlalu sedikit butir (misalnya 3), sehingga KR mudah tinggi tetapi tidak banyak artinya.
Pertanyaan umum
Apakah setiap kuesioner ya/tidak bisa disebut skala Guttman?
Tidak tepat. Banyak skripsi menyebut pertanyaan ya/tidak atau benar/salah sebagai skala Guttman. Skala Guttman yang sebenarnya mensyaratkan butir yang berjenjang (kumulatif) dan diuji dengan koefisien reprodusibilitas. Bila butirnya tidak berjenjang, sebut saja pertanyaan dikotomis dan uji reliabilitasnya dengan KR-20.
Bagaimana bila koefisien reprodusibilitas di bawah 0,90?
Periksa butir yang paling banyak menyumbang kesalahan. Butir itu mungkin tidak berada pada dimensi yang sama atau urutan tingkat kesulitannya tidak jelas. Perbaiki atau buang butirnya, lalu hitung ulang.
Apakah skala Guttman bisa dipakai untuk uji parametrik?
Skor total skala Guttman adalah jumlah butir yang disetujui, dengan jenjang yang jelas. Banyak peneliti memperlakukannya sebagai data ordinal dan memakai uji nonparametrik, terutama bila butirnya sedikit.