Perbedaan utama keduanya ada pada apa yang ingin diketahui. Penelitian kuantitatif bertanya seberapa banyak dan seberapa besar. Penelitian kualitatif bertanya bagaimana dan mengapa, dari sudut pandang orang yang mengalaminya.
Tabel perbedaan
| Aspek | Kuantitatif | Kualitatif |
|---|---|---|
| Tujuan | Mengukur, menguji hubungan, pengaruh, atau perbedaan | Memahami makna, pengalaman, dan proses |
| Rumusan masalah | "Apakah X berpengaruh terhadap Y?" | "Bagaimana proses… ?", "Mengapa… ?" |
| Hipotesis | Dirumuskan sejak awal dan diuji | Tidak diuji; pemahaman muncul dari data |
| Data | Angka | Kata-kata, pengamatan, dokumen |
| Subjek | Sampel yang mewakili populasi | Informan yang dipilih karena relevan |
| Jumlah subjek | Relatif banyak, dihitung dengan rumus | Relatif sedikit, sampai data jenuh |
| Instrumen | Kuesioner atau tes terstandar | Peneliti sendiri, dibantu pedoman wawancara |
| Analisis | Statistik (deduktif) | Pengkodean dan tema (induktif) |
| Keabsahan | Uji validitas dan reliabilitas | Triangulasi, member check |
| Hasil | Generalisasi ke populasi | Pemahaman mendalam tentang suatu konteks |
| Peran peneliti | Berjarak dan objektif | Terlibat dan reflektif |
Cara memilih
- Lihat kata tanya di rumusan masalahmu. "Seberapa besar pengaruh" mengarah ke kuantitatif; "bagaimana proses" atau "bagaimana pengalaman" mengarah ke kualitatif.
- Lihat data yang realistis kamu peroleh. Ratusan responden survei atau beberapa informan kunci?
- Lihat penelitian terdahulu di topikmu. Pendekatan yang sudah sering dipakai membantu saat membahas hasil.
Masih ragu? Coba pemilih metode penelitian.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menulis "populasi dan sampel" di penelitian kualitatif. Yang tepat: subjek penelitian dan informan.
- Menguji hipotesis di penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif tidak memakai uji statistik untuk "menerima" atau "menolak" hipotesis.
- Menyebut penelitian berbasis kuesioner tertutup sebagai kualitatif hanya karena hasilnya dideskripsikan dengan kata-kata.
- Menggeneralisasi temuan kualitatif ke seluruh populasi.
Pertanyaan umum
Mana yang lebih mudah, kuantitatif atau kualitatif?
Keduanya punya kesulitan sendiri. Kuantitatif menuntut pemahaman statistik dan instrumen yang valid. Kualitatif menuntut kemampuan wawancara, waktu di lapangan, dan analisis yang teliti. Pilih yang paling cocok dengan pertanyaan penelitianmu.
Bolehkah menggabungkan kuantitatif dan kualitatif?
Boleh. Penggabungan yang direncanakan dengan jelas disebut metode campuran (mixed methods), misalnya survei lebih dulu lalu wawancara untuk menjelaskan hasilnya.