Metodologi

Teknik Analisis Data

Jawaban singkat

Teknik analisis data adalah cara mengolah data menjadi jawaban rumusan masalah. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif, uji prasyarat (misalnya normalitas), lalu uji hipotesis seperti uji t, korelasi, atau regresi. Data kualitatif dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (Miles dan Huberman), atau analisis tematik.

Diperbarui 11 Oktober 2026Tim Metodologi
Daftar isi
  1. Analisis data kuantitatif
  2. Analisis data kualitatif
  3. Contoh penulisan di Bab 3
  4. Kesalahan umum
  5. Pertanyaan umum

Teknik analisis data adalah cara mengolah data mentah menjadi jawaban atas rumusan masalah. Analisis yang tepat ditentukan oleh rumusan masalah dan jenis data, bukan oleh perangkat lunak yang paling dikuasai.

Analisis data kuantitatif

Alur yang umum dipakai di skripsi:

  1. Uji instrumen (bila memakai kuesioner atau tes): validitas dan reliabilitas, biasanya pada data uji coba.
  2. Statistik deskriptif: rata-rata, simpangan baku, frekuensi, persentase, dan kategori skor untuk menggambarkan setiap variabel.
  3. Uji prasyarat atau asumsi: misalnya normalitas, homogenitas, linearitas, atau uji asumsi klasik untuk regresi. Hasilnya menentukan apakah uji parametrik boleh dipakai.
  4. Uji hipotesis: sesuai rumusan masalah, lalu bandingkan nilai hitung dengan nilai tabel atau nilai signifikansi (p) dengan taraf signifikansi, misalnya 0,05.

Memilih uji hipotesis dari rumusan masalah

Rumusan masalahContohAnalisis yang umum
MenggambarkanBagaimana tingkat literasi keuangan mahasiswa?Statistik deskriptif
Membandingkan 2 kelompokApakah ada perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dan kontrol?Uji t independen atau Mann-Whitney
Membandingkan sebelum-sesudahApakah ada perbedaan nilai pretest dan posttest?Uji t berpasangan atau Wilcoxon
Membandingkan 3+ kelompokApakah ada perbedaan kepuasan antar tiga cabang?ANOVA atau Kruskal-Wallis
HubunganApakah ada hubungan motivasi dan prestasi?Korelasi Pearson atau Spearman
PengaruhApakah promosi dan harga berpengaruh terhadap minat beli?Regresi linear sederhana atau berganda

Uji kedua di setiap baris (Mann-Whitney, Wilcoxon, Kruskal-Wallis, Spearman) adalah alternatif nonparametrik, dipakai bila asumsi uji pertama tidak terpenuhi. Nilai kritisnya bisa dicari di tabel statistik, dan penyusun rumusan masalah memberi saran analisis sesuai variabelmu.

Analisis data kualitatif

Model Miles, Huberman, dan Saldaña

Model yang paling sering dipakai di skripsi Indonesia. Ketiga kegiatannya berlangsung bolak-balik sejak pengumpulan data:

  1. Kondensasi atau reduksi data: memilih, memfokuskan, dan menyederhanakan data dari transkrip dan catatan lapangan, misalnya dengan memberi kode.
  2. Penyajian data: menyusun data dalam uraian, tabel, matriks, atau bagan supaya polanya terlihat.
  3. Penarikan dan verifikasi kesimpulan: menafsirkan pola, lalu memeriksanya kembali dengan data dan sumber lain.

Edisi terbaru buku mereka memakai istilah kondensasi data; banyak buku dan pedoman di Indonesia masih memakai istilah reduksi data.

Analisis tematik

Braun dan Clarke (2006) menjabarkan enam tahap: mengenali data, membuat kode awal, mencari tema, meninjau tema, mendefinisikan dan menamai tema, lalu menulis laporan. Analisis tematik cocok bila kamu ingin menemukan pola makna di banyak wawancara.

Keabsahan data

Hasil analisis kualitatif diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik, pengecekan ulang ke informan (member check), diskusi dengan teman sejawat atau pembimbing, dan uraian yang rinci. Lihat juga teknik pengumpulan data.

Contoh penulisan di Bab 3

Kuantitatif

Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan setiap variabel. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hipotesis diuji dengan regresi linear berganda: uji t untuk pengaruh parsial dan uji F untuk pengaruh simultan, pada taraf signifikansi 0,05. Analisis dibantu perangkat lunak [nama dan versi].

Kualitatif

Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.

Kesalahan umum

  • Analisis tidak menjawab semua rumusan masalah. Setiap rumusan masalah harus punya analisisnya sendiri.
  • Memakai uji parametrik tanpa memeriksa asumsinya.
  • Menulis "data dianalisis secara kualitatif" tanpa menjelaskan langkahnya.
  • Menulis model Miles dan Huberman di Bab 3, tetapi Bab 4 tidak memperlihatkan hasil reduksi, penyajian, dan kesimpulan.

Pertanyaan umum

Bagaimana cara memilih uji statistik?

Lihat rumusan masalahnya (menggambarkan, membandingkan, menghubungkan, atau memengaruhi), jumlah variabel atau kelompok, skala data, dan apakah data memenuhi asumsi seperti normalitas. Penyusun rumusan masalah di Metodologi memberi saran analisis dari isianmu.

Apakah penelitian kualitatif memakai statistik?

Umumnya tidak. Analisisnya berupa pengolahan kata-kata: mengelompokkan, memberi kode, menemukan tema, dan menafsirkan. Angka sederhana seperti jumlah informan boleh disajikan sebagai informasi pendukung.

Harus memakai SPSS?

Tidak harus. Yang penting metodenya tepat dan hasilnya bisa diperiksa. SPSS, R, JASP, dan Excel bisa dipakai. Tuliskan perangkat lunak dan versinya di Bab 3.