Daftar isi
Latar belakang masalah adalah bagian pertama Bab 1 yang menjawab satu pertanyaan: mengapa penelitian ini perlu dilakukan? Pembaca, termasuk dosen penguji, harus yakin bahwa masalahnya nyata, penting, dan belum terjawab tuntas oleh penelitian sebelumnya.
Pola umum ke khusus
Latar belakang yang baik bergerak seperti corong: dari gambaran luas, menyempit ke masalah spesifik yang kamu teliti.
- Fenomena atau isu umum. Gambarkan konteks yang luas, misalnya perubahan perilaku belanja ke platform daring.
- Data yang menunjukkan masalahnya nyata. Sajikan angka atau fakta dengan sumber yang jelas, misalnya data penjualan, hasil observasi awal, atau laporan resmi.
- Kondisi ideal. Jelaskan apa yang seharusnya terjadi menurut teori, aturan, target, atau standar.
- Kesenjangan. Tunjukkan jarak antara kondisi ideal dan kenyataan. Inilah inti masalah penelitianmu.
- Penelitian terdahulu. Ringkas temuan penelitian sebelumnya, terutama yang hasilnya berbeda-beda atau belum meneliti konteksmu. Ini disebut research gap.
- Alasan dan arah penelitian. Tutup dengan alasan memilih variabel atau fokus, subjek, dan tempat, yang mengarah ke judul penelitian.
Kerangka paragraf
Kerangka di bawah ini menunjukkan fungsi setiap paragraf. Isi bagian dalam kurung siku dengan data dan sumber dari penelitianmu sendiri; jangan mengarang angka.
Kerangka latar belakang (penelitian kuantitatif)
- Paragraf 1, fenomena: Perkembangan [fenomena] membuat [subjek] semakin [perubahan perilaku] ([sumber]).
- Paragraf 2, data: Di [tempat], [indikator masalah] pada [periode] tercatat [angka], [naik atau turun] dibandingkan [pembanding] ([sumber atau observasi awal]).
- Paragraf 3, kondisi ideal: Menurut [teori atau standar], [variabel terikat] dipengaruhi oleh [faktor-faktor] ([sumber teori]).
- Paragraf 4, kesenjangan: Namun, [kondisi nyata] belum sesuai dengan [kondisi ideal], terlihat dari [bukti].
- Paragraf 5, penelitian terdahulu: [Peneliti A] menemukan [hasil], sedangkan [Peneliti B] menemukan [hasil berbeda]. Penelitian di [konteksmu] masih terbatas.
- Paragraf 6, arah penelitian: Karena itu, penelitian ini meneliti [variabel bebas] terhadap [variabel terikat] pada [subjek dan tempat].
Untuk penelitian kualitatif, polanya sama, tetapi "data" bisa berupa hasil pengamatan atau wawancara awal, dan arah penelitiannya berupa fokus yang ingin dipahami, bukan variabel yang diuji.
Sumber data untuk latar belakang
- Data resmi: Badan Pusat Statistik, laporan kementerian atau dinas, laporan tahunan perusahaan.
- Data tempat penelitian: catatan sekolah, laporan penjualan, rekap kehadiran, hasil observasi awal. Minta izin dan sebutkan sumbernya.
- Penelitian terdahulu: artikel jurnal, terutama yang terbit beberapa tahun terakhir. Lihat penelitian terdahulu.
- Teori: buku teks dan artikel yang menjadi rujukan di bidangmu.
Kesalahan umum
- Dimulai dengan kalimat terlalu umum yang tidak berhubungan langsung dengan masalah.
- Berisi opini tanpa data atau sumber.
- Tidak menunjukkan kesenjangan, sehingga pembaca tidak tahu apa masalahnya.
- Penelitian terdahulu hanya dideretkan tanpa dijelaskan apa yang belum terjawab.
- Variabel di latar belakang tidak sama dengan variabel di judul dan rumusan masalah.
- Mengutip angka tanpa tahun dan sumber, atau memakai data yang sudah sangat lama tanpa alasan.
Pertanyaan umum
Berapa panjang latar belakang masalah?
Tidak ada angka baku. Umumnya cukup beberapa halaman, asalkan setiap paragraf punya fungsi yang jelas dalam alur umum ke khusus. Ikuti pedoman penulisan prodimu bila ada batasnya.
Apa beda latar belakang masalah dan rumusan masalah?
Latar belakang menjelaskan mengapa masalah itu penting dan perlu diteliti. Rumusan masalah adalah pertanyaan penelitian yang akan dijawab, biasanya ditulis dalam kalimat tanya di sub-bab tersendiri.
Bolehkah latar belakang memakai data dari berita?
Boleh sebagai pendukung fenomena, tetapi utamakan data dari sumber resmi atau ilmiah, misalnya BPS, laporan kementerian, laporan perusahaan, atau jurnal. Sebutkan sumbernya di setiap data.