Salah satu asumsi regresi linear adalah homoskedastisitas: sebaran residual sama untuk semua nilai prediksi. Bila sebarannya melebar atau menyempit mengikuti nilai prediksi, terjadi heteroskedastisitas. Akibatnya galat baku koefisien tidak tepat, sehingga uji t dan uji F regresi bisa menyesatkan. Pemeriksaan ini bagian dari uji asumsi klasik.
Uji Glejser
- Jalankan regresi utama dan simpan residualnya: Analyze → Regression → Linear → Save → Unstandardized residuals.
- Hitung nilai mutlaknya: Transform → Compute Variable, misalnya
ABS_RES = ABS(RES_1). - Regresikan ABS_RES sebagai variabel terikat terhadap semua variabel bebas.
- Baca kolom Sig. setiap variabel bebas pada tabel Coefficients.
- Sig. > 0,05 untuk semua variabel bebas: tidak terjadi heteroskedastisitas.
- Sig. ≤ 0,05 pada salah satu variabel bebas: terjadi heteroskedastisitas.
Grafik scatterplot
Pada menu regresi, klik Plots, masukkan *ZPRED ke sumbu X dan *SRESID ke sumbu Y.
- Titik menyebar acak di atas dan di bawah angka 0 tanpa pola tertentu: tidak ada heteroskedastisitas.
- Titik membentuk pola, misalnya corong yang melebar atau gelombang: ada indikasi heteroskedastisitas.
Uji Breusch-Pagan
Uji ini meregresikan kuadrat residual terhadap variabel bebas. H₀-nya adalah tidak ada heteroskedastisitas, jadi Sig. > 0,05 berarti asumsi terpenuhi. SPSS versi baru menyediakannya di menu regresi; banyak peneliti juga memakai R atau Stata.
Cara mengatasi
- Transformasi variabel, misalnya logaritma pada variabel terikat yang miring.
- Pakai galat baku yang tahan heteroskedastisitas (robust standard errors, HC3).
- Periksa variabel penting yang belum dimasukkan ke model.
Kesalahan umum
- Memakai residual biasa, bukan nilai mutlaknya, pada uji Glejser.
- Hanya menampilkan grafik tanpa uji statistik ketika pembimbing memintanya.
- Menyimpulkan dari satu variabel bebas saja, padahal semua harus diperiksa.
Pertanyaan umum
Cukup pakai grafik scatterplot saja?
Grafik bersifat subjektif, sehingga banyak pembimbing meminta uji statistik seperti Glejser atau Breusch-Pagan sebagai pendukung. Menampilkan keduanya membuat kesimpulan lebih kuat.
Glejser atau Breusch-Pagan?
Keduanya sah. Glejser paling sering dipakai di skripsi karena mudah dikerjakan di SPSS. Breusch-Pagan lebih umum di literatur ekonometrika.