Daftar isi
Penelitian tindakan kelas (PTK) adalah penelitian yang dilakukan guru di kelasnya sendiri untuk memecahkan masalah pembelajaran. Berbeda dengan penelitian lain yang ingin menjelaskan atau menggeneralisasi, PTK bertujuan memperbaiki praktik: hasil belajar, keaktifan, atau keterampilan siswa di kelas tertentu.
Ciri PTK
- Berawal dari masalah nyata di kelas, misalnya banyak siswa belum mencapai KKM.
- Dilakukan oleh guru (sering berkolaborasi dengan teman sejawat sebagai pengamat).
- Memberikan tindakan tertentu, misalnya model atau media pembelajaran baru.
- Berjalan dalam siklus yang diulang sampai target tercapai.
Siklus PTK
Model yang paling sering dipakai di Indonesia adalah model spiral Kemmis dan McTaggart. Setiap siklus terdiri atas empat langkah:
- Perencanaan: menyusun rencana pembelajaran dengan tindakan yang dipilih, instrumen, dan indikator keberhasilan.
- Tindakan: melaksanakan pembelajaran sesuai rencana.
- Observasi: mengamati proses dan hasil, misalnya dengan lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta tes di akhir siklus.
- Refleksi: menilai apa yang berhasil dan belum, lalu memperbaiki rencana untuk siklus berikutnya.
Dalam model Kemmis dan McTaggart, tindakan dan observasi sering digabung karena berlangsung bersamaan.
Indikator keberhasilan
Indikator keberhasilan ditetapkan sejak perencanaan, supaya jelas kapan siklus boleh dihentikan. Contohnya:
- Ketuntasan klasikal minimal 80% siswa mencapai KKM.
- Rata-rata nilai kelas minimal sekian.
- Persentase aktivitas siswa pada lembar observasi minimal kategori baik.
Angka pada contoh di atas hanya ilustrasi; pakai target yang ditetapkan sekolah atau pembimbingmu.
Instrumen dan analisis data
| Data | Instrumen | Analisis |
|---|---|---|
| Hasil belajar | Tes akhir siklus | Rata-rata, ketuntasan klasikal, N-Gain |
| Aktivitas siswa dan guru | Lembar observasi | Persentase skor, kategori |
| Tanggapan siswa | Angket atau wawancara | Persentase atau uraian |
Analisis PTK umumnya deskriptif: membandingkan hasil antarsiklus dan dengan indikator keberhasilan. Kalkulator N-Gain dan ketuntasan belajar menghitung ketuntasan klasikal dan peningkatan hasil belajar dari data yang ditempel langsung dari Excel.
Contoh judul
Pola judul PTK
Penerapan [model atau media pembelajaran] untuk Meningkatkan [hasil belajar, keaktifan, atau keterampilan] Siswa Kelas [kelas] [nama sekolah]
Contoh: Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Negeri X
Kesalahan umum
- Masalah yang diangkat bukan masalah nyata di kelas peneliti.
- Indikator keberhasilan tidak ditetapkan sejak awal.
- Refleksi hanya mengulang hasil, tanpa menjelaskan perbaikan untuk siklus berikutnya.
- Memakai sampel dan uji hipotesis seperti penelitian eksperimen, padahal desainnya PTK.
Lihat juga penelitian pendidikan untuk desain lain yang sering dipakai guru dan mahasiswa keguruan.
Pertanyaan umum
Berapa siklus minimal dalam PTK?
Tidak ada jumlah baku, tetapi umumnya minimal dua siklus. Siklus dihentikan setelah indikator keberhasilan tercapai dan hasilnya stabil.
Apakah PTK memakai populasi dan sampel?
Tidak. Subjek PTK adalah seluruh siswa di kelas yang diajar peneliti, karena tujuannya memperbaiki pembelajaran di kelas itu, bukan menggeneralisasi ke populasi.
Apa beda PTK dan penelitian eksperimen?
Eksperimen membandingkan kelompok yang diberi perlakuan dengan kelompok kontrol untuk menguji pengaruh. PTK memperbaiki pembelajaran di satu kelas secara bertahap lewat siklus, tanpa kelas kontrol.