Pendidikan Nade EasyTujuan PendidikanMetodologi PendidikanGuru BermutuPendidikan Network IndonesiaMajalah Teknologi IndonesiaTeknologi Tepat Guna
 Home & Jaringan Kita
 Sekolah & Lembaga
 Berita Perkembangan
 Informasi
 Menganai Kami
 Search Metodologi.Com
  
  
Search Metodologi Website
 
powered by FreeFind

  
 Search Pendidikan Dasar
  

Search Basic Education Site
     
powered by FreeFind

  
 Search Situs Inovasi
  

Search Inovasi Website
     
powered by FreeFind

  
 Search Situs SMU/A
  

Search SSEP Website
     
powered by FreeFind

  
 E-Mail Pendidikan Gratis
  

Nama:
Panggilan:

Nama@Pendidikan.zzn.com

Login:
Password:

Nama@Pendidikan.zzn.com

  
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  

Selamat Datang Di Pojok Anti Korupsi IndonesiaSelamat Datang Di Sekolah Ambruk Kita

Selamat Datang Di Pendidikan Network Indonesia


(Situs Perkembangan Profesional Secara Swadaya)


Guru Masih Terlalu Dominan di Kelas

"JAKARTA, KOMPAS.com - Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas.

"Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa." -- Fasli Jalal

"Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa," kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam diskusi panel Pendidikan Profesi Guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Sabtu (4/12/2010)"

Apa masalah utama dalam pelaksanaan pendidikan kita (selain korupsi), Yaitu 'Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa'. - Apakah kita mungkin dapat berharap anak-anak kita akan Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Indonesia dengan Pembelajaran-Pasif?

Guru BerkualitasPerpustakaan : Jantung Pembelajaran
Tujuan PendidikanKurikulumIni Situs Metodologi
Aman & Nyaman : Suasana KondusivePeraga & Teknologi Pendidikan


Menuju Pendidikan Agama Bermutu
Semoga situs baru ini dapat menstimulasikan diskusi mengenai Pendidikan Agama.
(Sedang DiBuat 6 September, 2011)


Tujuan Situs Metodologi.Com

Kami sudah menyediakan banyak contoh dan informasi untuk dibaca maupun di-download tetapi supaya lebih banyak guru dapat bertahap-tahap mengarah ke metodologi pembelajaran yang lebih bermutu maupun lebih terfokus kepada perkembangan kemampuan, kreativitas, inovasi, dan kemandirian pelajar-pelajar kita (manusia), kami ingin menjelaskan mengenai langkah-langkah yang dapat di-integrasikan dalam metodologi yang sekarang tanpa menggangu proses pembelajaran dan perencanaan yang sudah ada.

Kunci-nya untuk mencapaikan mutu pendidikan yang Tingkat Dunia adalah Pembelajaran-Aktif (Student Centred) dan Kontekstual.

Langkah Pertama: Lebih mengarahkan pembelajaran ke pelajar-pelajar sendiri. Daripada menyampaikan informasi saja (suap-suapkan), lebih sering membagi tugas-nya ke pelajar-pelajar sendiri untuk membahas, meneliti, dan mencari informasi atau solusi-nya sendiri (problem solving).



Langkah Kedua: Makin lama makin menggunakan lingungan sebagai sumber pembelajaran yang kontekstual. Mengarahkan pembelajaran dan perencanaan untuk kegiatan pembelajaran ke pelajar-pelajar sendiri. Lebih mengarah ke kemandirian dalam pembelajaran.



Langkah Ketiga: Makin lama makin menggunakan peraga yang ada, atau dibuat oleh guru, atau dibuat oleh pelajar-pelajar sendiri. Peraga maupun teknologi sederhana adalah sangat bermanfaat untuk menstimulasikan "Discovery Learning". Peraga sederhana dapat menstimulasikan Imaginasi, Diskusi, Keterampilan Negosiasi, dan Kreativitas.



Langkah Keempat: Makin menghidupkan suasana kondusif belajar sambil meningkatkan penghargaian hasil karya pelajar. "Zaman Dinding Bersih" sudah lama ketinggalan zaman, sama dengan "Zaman Pelajar-Pelajar Duduk Manis". Sekarang kita menggunakan dinding dan langit-langit untuk memerkan hasil karya pelajar. Selain meningkatkan suasanya belajar ini juga menunjukkan kehormatan kepada hasil karya pelajar-pelajar kita. "Nothing Succeeds Like Success" dan kalau pelajar-pelajar kita merasa bahwa hasil karya mereka dihargai dapat sangat meningkatkan perasaan bahwa mereka bersukses. Sangat memotivasikan.....



Langkah Kelima: Makin lama makin meningkatkan pengetahuan dan pengertian mengenai Proses Pembelajaran-Aktif. Di atas ada dua File PDF yang anda dapat menggunakan untuk meningkatkan pengertian kegiatan pembelajaran-aktif dan mendalami pengetahuan mengnai proses Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual.

Tetapi rekomendasi kami adalah anda mulai mengintegrasikan langkah 1 sampai 4 ke dalam pembelajaran anda sebelum membaca dokumen-dokumen di atas supaya dokumen-dokumen itu adalah lebih berarti pada waktu membaca, dan anda dapat "reflect upon" pengalaman sendiri sambil membaca.

Kami Sedang (dalam proses) Melulis Isi-nya Untuk Sektor Pendidikan Masing-masing.

PAUDSDSMPSMASMKPT

Pembelajaran Berbasis-Pendidikan
Bukan Berbasis-Ilusi


Inovasi Pendidikan Downloads

MBE Project Downloads


Pasca Kongres IGI 21-23 Juni, 2011 Kita Perlu Tanya

Apakah kita perlu Paradigma Pelatihan Guru Baru?
Paradigma Yang Lama Kayaknya Gagal Terus Kan?
Apakah Guru-Guru Di Indonesia Perlu Disuapkan Terus?
Apakah Guru-Guru Kita Tidak Dapat Belajar Secara Swadaya?
Kapan Guru-Guru Kita Akan Menjadi Profesional Kalau Disuapkan Terus?

Apakah Ada Strategi-Strategi Yang Lebih Tepat?



Sertifikat Profisiensi Dari Pendidikan Network Indonesia Kami ingin memberikan Sertifikat kepada guru-guru yang dapat mendemonstrasikan bahwa mereka sudah paham dan dapat melaksanakan pembelajaran-aktif dalam kelas mereka. Rencananya, sertifikat ini akan disediakan gratis untuk guru-guru tingkat SD sampai SMA dan SMK (Kami sedang mencari sponsor).

Saya, di bawah payung Pendidikan Network Indonesia sudah membuat dan mengurus jaringan yang sudah bertumbuh terus selama 12 tahun (Sekarang kira-kira 150 situs, kebanyakan Pendidikan dan Teknologi Pendidikan). Situs-situs ini sudah dikembangkan oleh saya sendiri dan dana-nya juga seratus persen dari uang sendiri dan penghasilan saya sendiri (tanpa sponsor). Tetapi, supaya saya dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan di lapangan, seperti yang di atas, saya jelas akan membutuh dukungan dari sponsor. Kalua anda merasa bahwa lembaga anda atau Program AID anda adalah ingin mendukung program ini silakan kontak saya di Sponsor@Metodologi.Com atau Telp: +62818 1949 00 Semua kesempatan dari sponsor-sponsor akan diberikan konsiderasi secara serius.




(Selain Memberantaskan Korupsi)


  • Memperbaiki semua sekolah yang rusak dan ambruk supaya Standar Nasional yang lengkap dengan sarana/prasarana supaya aman, nyaman, dan kondusif untuk "semua pelajar" - "Puluhan ribu sekolah dalam keadaan rusak atau ambruk termasuk 70% sekolah di DKI Jakarta - Di Jakarta Saja, 179 Sekolah Tidak Layak Pakai! - Hampir 80% Gedung Sekolah di Pesawaran Rusak, dll","Jumlah ruang kelas (SD dan SMP) rusak berat juga meningkat, dari 640,660 ruang kelas (2000-2004 meningkat 15,5 persen menjadi 739,741 (2004-2008)." (ICW) - Kelihatannya makin lama makin banyak sekolah yang rusak!
    Ref: http://Ambruk.Com

  • Mengimplementasikan PAKEM (Pembelajaran Aktif dan Kontekstual) di semua sekolah supaya standar pembelajaran kita sesuai dan kompetitif dengan negara lain. Kapan kita akan menghadapi isu-isu yang terbukti meningkatkan mutu pendidikan? Pendidikan Yang Terbaik Masih Adalah: Pendidikan Berbasis-Guru yang Mampu dan Sejahtera, di Sekolah yang Bermutu, dengan Kurikulum yang Sesuai dengan Kebutuhan Siswa-Siswi dan "Well Balanced" (seimbang, dengan banyak macam keterampilan termasuk teknologi), yang Diimplementasikan secara PAKEM. ("Mampu" termasuk Kreatif)
    Ref: http://pendidikan.net/pakem.html

  • Menggunakan "Appropriate Technology" yang sudah ada di semua sekolah, yang terbaik, terjangkau, dan sangat meningkatkan kreativitas siswa-siswi maupun kreativitas guru (seperti di negara maju). Dengan rasio: "Sekarang Satu Komputer Untuk 2.000 Siswa". Jelas TIK (ICT) bukan solusinya, kan?
    http://TeknologiPendidikan.Com

  • Meningkatkan profesionalisme dan bertanggunjawaban guru untuk meningkatkan ilmu dan kemampuan mengajar sendiri - seperti guru profesional di negara lain. Guru adalah pelaksana pendidikan (dan paling penting) jadi kesejahteraan juga harus sesuai supaya tidak perlu "moonlighting" di tempat lain dan dapat fokus kepada tugasnya.

  • Meningkatkan Lapangan Kerja - Oleh lulusan yang Aktif (maupun Pro-Aktif), Kreatif, dan Mampu Berkontribusi Kepada Perkembangan Industri. Ini adalah isu yang sangat penting di Perguruan Tinggi juga di mana "60 Persen Lulusan PT Menganggur" dan dari 40% yang mendapat pekerjaan, berapa % mendapat pekerjaan yang memuaskan?
    http://Menganggur.Com

    Ref: http://Pendidikan.Net - 5 langkah
Melaksanakan "Metodologi Pembelajaran-Aktif dan Kontekstual" yang Standar Dunia (jangan sampai anak-anak kita ketinggalan zamam terus - berbasis-hafalan). "Mengaktifkan Siswa Dalam Belajar :: Pembelajaran Aktif" dan "Learning and the Changing Needs of The 21st Century"
Phillip Rekdale
Mengirim Saran Anda.


 CONTOH METODOLOGI
  
SMPN 2 Jalancagak Bangun Lingkungan Belajar
Menuju Perubahan yang Berkelanjutan
Program Better Teaching and Learning (BTL)
Manajemen Sekolah dan Pengembangan Profesional Guru
Dampak Program BTL Nampak Jelas di Sekolah Mitra
Pencapaian DBE Agar Diteruskan
Buah Manis dari Pembelajaran IPA yang Bermakna
MTs NU Al-Hidayah Kudus Menyongsong Perubahan sebagai Budaya
SIMULATION: Atasi Siswa yang Pasif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Sekolah Gudang Prestasi
Sekolah di Grobogan Menunjukkan Keunggulan
Sekolah yang Menginspirasi
Sekolah Menerapkan Inovasi Secara Rutin
Melembagakan dan Meratakan Dampak DBE3
Mandiri dan Berinisiatif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Speaking Through The Vocamino Game
Menonton Film Bisu untuk Membuat Naskah Drama
Manfaatkan Mini Market sebagai Sumber Belajar
Menginspirasi Guru untuk Maju
Siapapun yang Memimpin SMPN 2 Musuk
Pasar Kaget di MTs N Klego
Musikalisasi Puisi dengan Parade Band
Refleksi Siswa Lecut Kinerja Guru
Otak dan Otot Berpadu saat Belajar IPA
DBE3 Ubah Wajah Kami
Menggambar Komentar
Ubah Cara Berpikir Pengelola Pendidikan
MTs Negeri Lubuk Pakam Buka Klinik Matematika
Visi Internasional SMPN 3 Sibolga, Sumatera Utara
Seleksi Wali Kelas untuk Melestarikan Pembelajaran Aktif
DBE3 Berpameran di Lokakarya UNICEF
Baru Saja Dilatih, Guru Sudah Menerapkannya di Kelas
Pelatihan BTL4 Berlangsung di Semua Propinsi
BTL 4 Perkaya Ide Kegiatan MGMP
Better Teaching and Learning Training Modules - 'Byte-Sized'
7 Langkah Menjadi guru Profesional
SMPN 1 Merakurak Songsong Era Baru Pembelajaran dengan TIK
Asyik Mengamati Perubahan Energi dengan Othok-Othok
Menjadikan LK yang Dinantikan Siswa
Hasil UN dari Peringkat 39 ke Peringkat 8
  
 Pendidikan Kelas Dunia?
  
Pendidikan Kelas Dunia
  
 Pembelajaran Berbasis-ICT
  

Ilusi atau Solusi
Ilusi Atau Solusi

  
 Perpustakaan Sekolah?
  
Perpustakaan Sekolah

  
 Manajemen Pendidikan
  

Manageing Basic Education
  
 Inovasi Pendidikan Baru
  
Inovasi Pendidikan